Sabtu, 07 September 2013

Peningkatan Wisata Mancanegara Harus Termanfaatkan

Industri Pariwisata diminta untuk lebih jeli menangkap peluang turis manca negara yang mencapai lebih dari 1 miliar pada tahun 2012 dan diperkirakan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Dirjen Pemasaran Pariwisata Kemenprakraf Esthy Reko Astuty mengatakan semakin banyaknya jumlah wisata manca negara yang berkunjung ke Indonesia, berdampak pada perekonomian.

Sebab, pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki kontribusi yang cukup tinggi terhadap PDB yakni sekitar 7,3 persen begitu juga dengan penyerapan tenaga kerja sekitar 10,65 persen.
"Kita harus dapat menangkap potensi ini dengan menjaring sebanyak banyaknya wisata mancanegara melalui berbagai promosi destinasi wisata dan kekayaan seni budaya yang ada di Indonesia." ucapnya di sela acara Indonesia Tourism and Creative Ecomony Fair 2013.

Selain dari sisi wisata, Indonesia juga dapat mempromosikan 30 ikon kuliner Nusantara kepada wisatawan manca negara. Sebab, kuliner juga merupakan salah satu faktor yang mendorong wisatawan berkunjung ke suatau negara untuk berlibur.

"Ekonomi kreatif dan kuliner ini juga harus dikembangkan selain untuk melestarikan seni dan budaya juga bisa meningkatkan pendapatan dari segi bisnis kepada para pelaku UKM." tuturnya.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Indonesia Wiryanti Sukamdani menambahkan untuk menarik wisatawan mancanegara, pihaknya akan terus bersinergi dengan Kemenparekraf untuk melakukan berbagai promosi destinasi wisata Indonesia. Tujuan utaka pasar pasar potensial seperti China, Timur Tengah, Australia, termasuk Malaysia dan Singapura.

Pada tahun ini, Indonesia membidik sekitar 1 juta wisata mancanegara asal China dengan melakukan kerjasama bersama asosiasi dan agen pariwisata untuk mempromosikan dan membuat paket paket wisata yang menarik.

Begitu pula dengan wisatawan mancanegara asal Timur Tengah yang semakin meningkat seiring dengan peningkatan frekuensi penerbangan Timur Tengah ke Indonesia.
"Kami akan bersinergi dengan pemerintah untuk melakukan promosi, misalnya untuk membidik wisatawan mancanegara asal China, kami akan ke Shanghai dan Zhejiang, sedangkan Kementrian ke Beijing dan Guangdong. Begitu juga untuk Timur Tengah, kemenparekraf ke Dubai dan Saudi Arabia, kami promosi ke Turki, tuturnya.

Cara tersebut terbukti cukup efektif, terlihat dari pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara yang hingga semestar I/2013 mencapai 4,15 juta wisatawan mancanegara atau naik 7,2 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 3,87 persen.

Pada Juni sendiri, jumlah wisawatan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia tercatat 789.594 orang, mengalahkan angka tertinggi Desember mencapai 766.966 wisatawan mancanegara.

Sumber Bisnis Indonesia, 2 September 2013

Rental Mobil Pekanbaru Gloria Rent Car